Prasarana dan Sarana
Sampai dengan tahun 1969, Fakultas Kehutanan UGM menempati sebagian dari Gedung Sekip Unit IV. Pada tahun 1969 mulai dibangun gedung baru untuk Fakultas Kehutanan UGM di sebelah Timur gedung pusat KPTU UGM yang mempunyai luas kira‑kira 5 Ha. Perpindahan dari unit IV Sekip dilakukan secara berangsur-angsur. Perpindahan terakhir adalah pada tahun 1978, setelah gedung berlantai dua selesai dibangun, beberapa saat sebeium pelaksanaan Konggres Kehutanan Sedunia ke VIII di Jakarta. Luas gedung berlantai dua ini 433,75 M2 sehingga jumlah luas gedung lama dan baru ini adalah seluas 2.069,39 M2.
Sejak 1974 Fakultas Kehutanan menempati lokasinya sekarang, yaitu di Jl. Agro, Bulaksumur. Bangunan yang didirikan waktu itu adalah bangunan berlantai satu, masih terbatas jumlahnya, dan bersifat sementara, jika dilihat dari Master Plan yang ada. Tahun 1969 dimulailah pembangunan gedung bertingkat yang permanen antara lain gedung berlantai 2 untuk Program Studi Budidaya Hutan (Unit I). Kemudian gedung berlantai 3 (Unit II) yang sekarang digunakan untuk kantor pengurus, tata usaha, perpustakaan, Program Studi Konservasi Sumberdaya Hutan, Perpustakaan, Lab. Perlindungan Hutan, Lab. Struktur dan Sifat Kayu dan beberapa ruang kuliah. Pembangunan tambahan gedung baru berlantai 3 seluas 1000 m2 sedang dilakukan dengan biaya sumbangan Departemen Kehutanan dan diharapkan selesai bulan September dan diresmikan Menteri Kehutanan tahun 1996 ini. Unit baru ini digunakan antara lain untuk auditorium dan ruang kuliah dan program Diploma Kehutanan.

Guna kelancaran dan mendukung proses belajar‑mengajar serta aktifitas penelitian, fakultas Kehutanan UGM dilengkapi dengan sejumlah laboratorium yang dikelola oleh masing‑masing Program Studi yang membawahinya. Keberadaan laboratorium ini sangat vital dalam peiaksanaan praktikum dan penelitian dalam rangka penyusunan tugas akhir mahasiswa. Disamping itu laboratorium juga digunakan oleh staf edukatif dalam pengembangan bidang keilmuannya. Fungsi laboratorium senantiasa ditingkatkan oleh pengadaan instrumen atau alat baik itu yang berasal dari bantuan dari luar (luar negeri, alumni, dil.) maupun yang berasal dari dana OPF Universitas. Pada masa‑masa yang akan datang peranan laboratorium akan menjadi semakin penting, bersamaan dengan fasilitas‑fasilitas praktek atau stasiun penelitian yang berada di lapangan untuk menyongsong implementasi program Research University, yang telah diagendakan di tingkat Universitas. Informasi lebih lanjut mengenai laboratorium dipaparkan pada profil tiap jurusan.